Wamenkeu Tekankan Kesiapan Indonesia Hadapi Perubahan Global Menuju Indonesia Emas 2045

Advertisement

Wamenkeu Tekankan Kesiapan Indonesia Hadapi Perubahan Global Menuju Indonesia Emas 2045

Redaksi
22 Jan 2026


JAKARTA— Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menekankan pentingnya kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang bergerak cepat guna mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam ADB Indonesia Development Talks sekaligus peluncuran buku Indonesia’s Country Diagnostic Studies: Achieving the Golden Indonesia Vision 2045 di Jakarta, Selasa (20/1/2026), seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan.


Menurut Suahasil, perubahan global yang semakin cepat menuntut Indonesia memiliki desain strategi pembangunan yang tepat, adaptif, dan berkelanjutan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama untuk mendorong produktivitas nasional.


Langkah tersebut diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi atau innovation-led growth. Selain SDM, pembangunan infrastruktur juga dinilai sebagai fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.


“Kita mulai merasakan manfaat nyata dari infrastruktur yang telah dibangun dalam satu dekade terakhir,” ujar Suahasil.


Lebih lanjut, Suahasil menjelaskan evolusi kelembagaan fiskal Indonesia melalui optimalisasi dua instrumen utama fiskal yang berjalan secara simultan. Instrumen pertama adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berfokus pada perlindungan sosial, operasional pemerintahan, belanja kementerian dan lembaga, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, instrumen kedua adalah Danantara yang berperan sebagai commercial arm untuk mendorong ekspansi kapasitas ekonomi, penguatan hilirisasi, serta pembiayaan proyek-proyek produktif.


Suahasil menyatakan optimisme terhadap prospek perekonomian Indonesia ke depan. Menurutnya, bonus demografi, peningkatan kualitas SDM, transformasi digital, urbanisasi, serta penguatan kelas menengah akan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam dua dekade mendatang.